Review: Gunners Jinakkan Angkernya Beograd

– Arsenal sukses menaklukkan angkernya stadion FK Partizan di kota Beograd. The Gunners mampu memberondongkan pelurunya pada tuan rumah, Partizan Belgrade dan memenangi laga lanjutan Liga Champions, Rabu (29/09) dini hari, dengan skor 3-1. Dalam laga tersebut, Partizan, yang bermain di hadapan ribuan pendukungnya memulai pertandingan tersebut dengan agresif. Mereka berulang kali menguji ketangguhan barisan pertahanan The Gunners . Di babak pertama, Partizan sempat meminta penalti akibat pemain mereka, Pierre Boya terjatuh di kotak penalti setelah melakukan kontak dengan Sebastien Squillaci . Namun, wasit Wolfgang Stark menyatakan bahwa tidak terjadi pelanggaran dan memerintahkan laga dilanjutkan. Beberapa saat kemudian, tuan rumah kembali memiliki sebuah peluang. Radoslav Petrovic menusuk dari sayap kiri dan berusaha melepas umpan matang pada rekannya di kotak penalti Arsenal. Namun, Denilson bergerak lebih cepat lagi dan memotong umpan pergerakan Petrovic sebelum melepas umpan. Menit ke-10, sebuah kesalahan Squillaci nyaris membuat tuan rumah mencetak gol. Sebuah sundulan pemain asal Prancis itu gagal mencapai kiper Lukasz Fabianski dan mampu dikuasai Boya. Namun, beruntung Fabianski cukup cekatan untuk menutup ruang tembak sekaligus merebut bola dari penguasaan pemain asal Kamerun itu. Lima menit kemudian, justru Arsenal mampu mencetak gol terlebih dahulu. Sebuah umpan Jack Wilshire pada Andrei Arshavin , mampu diselesaikan pemain asal Rusia itu dengan sebuah tendangan keras yang merobek pojok kiri bawah gawang Vladimir Stojkovic . Beberapa saat kemudian, Arsenal nyaris menggandakan keunggulan mereka. Sebuah umpan Wilshire membuat Arshavin tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Stojkovic. Namun, kiper Partizan tersebut cepat meninggalkan sarangnya dan menutup ruang tembak Arshavin. Menit 32, Partizan mendapat hadiah penalti. Hal ini menyusul handsball yang dilakukan oleh Denilson. Cleo , yang bertugas menjadi eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Ketika babak kedua dimulai, Arsenal langsung menyerbu pertahanan tuan rumah. Sebuah umpan Kieran Gibbs mampu dimanfaatkan Tomas Rosicky untuk melepas sebuah tendangan keras. Namun, Stojkovic masih mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Menit 57, Partizan harus mengalami kerugian ganda. Selain mendapat hukuman penalti, mereka harus kehilangan Marko Jovanovic , yang diusir wasit setelah mengganjal Marouane Chamakh di kotak penalti. Sial bagi Arsenal. Eksekusi penalti Arshavin masih membentur kaki Stojkovic dan gagal menjadi gol. Menit 71, Arsenal akhirnya bisa membobol gawang Stojkovic untuk kedua kalinya. Sebuah umpan lambung Rosiky mampu disundul dengan baik oleh Chamakh. Namun, bola masih bisa ditepis Stojkovic dengan susah payah. Bola kembali mengarah pada Chamakh, yang tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak gol. 11 menit kemudian, Arsenal memastikan kemenangan mereka. Sebuah tendangan sudut Samir Nasri mampu disundul Squillaci ke gawang Stojkovic. Di akhir laga, tuan rumah memiliki kesempatan untuk memperkecil kekalahan. Wasit menghadiahi mereka tendangan penalti menyusul pelanggaran Gibbs pada Ivan Stevanovic . Namun, kali ini Fabianski mampu menyelamatkan gawangnya dari eksekusi penalti Cleo dan membuat skor 3-1 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Arsenal menjadi pemuncak Grup H. The Gunners mengumpulkan enam poin dari dua laga mereka. (goal/bola/den)

Sumber: Bola.net