Ledakan di New York, Wali Kota Belum Bisa Pastikan Aksi Teror

New York – Wali Kota New York City Bill De Blasio pada Sabtu (17/9) waktu setempat mengatakan sejauh ini tak ada bukti mengenai hubungan teror dengan ledakan di Chelsea, New York. Wali Kota New York City tersebut mengeluarkan pernyataan itu dalam satu taklimat pada Sabtu malam waktu setempat. Sebanyak 29 orang terluka dalam sebuah ledakan di Permukiman Chelsea di New York City pada Sabtu malam. Tidak ada korban jiwa. Pemerintah menyatakan polisi sedang menyelidiki penyebab ledakan tersebut, sementara dugaan pidana belum ditetapkan ke satu pun organisasi teror. Peristiwa itu terjadi cuma tiga hari sebelum pembukaan Pertemuan Ke-71 Sidang Majelis Umum PBB di Markas PBB di New York City. Kota penyelenggaran Sidang Umum tersebut sudah meningkatkan kesiagaan untuk menjamin keamanan kepala negara atau pemerintah yang datang. Tepat di seberang Markas Besar PBB di 1st Avenue di Manhattan, empat petugas polisi yang bertugas mengatakan kepada Xinhua , mereka telah berada di posisi mereka sejak pukul 16.00 waktu setempat Sabtu. Tapi mereka mengatakan mereka tidak menerima instruksi atau pemberitahuan siaga khusus setelah ledakan di Chelsea. Gedung Putih menyatakan Presiden Barack Obama telah diberitahu mengenai ledakan di New York itu. Polisi mengeluarkan buletin yang menyarankan pengendara di daerah itu bahwa mereka mesti “memperkirakan penundaan lalu-lintas secara besar dan kehadiran personel gawat darurat di daerah 23rd Street serta 7th Avenue” serta meminta masyarakat tidak memasuki daerah itu. CNN melaporkan pihak yang berwenang menemukan alat yang diduga bom dari lokasi kedua. Alat tersebut terbuat dari pressure cooker atau alat memasak dan tampak telepon terpasang serta kabel-kabel terjuntai. Pihak yang berwenang belum memberikan keterangan mengenai penemuan benda yang diduga bom tersebut. /FMB

Sumber: BeritaSatu