Aturan Pekerja Asing Dipermudah, Dede Yusuf: Itu Membahayakan Negara!

Rimanews – Presiden Joko Widodo mencabut aturan tes bahasa Indonesia bagi pekerja asing yang akan bekerja di Indonesia. Aturan yang mempermudah masuknya pekerja asing itu, bertujuan untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Langkah presiden Joko Widodo itu ditentang keras Ketua Komisi IX DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan, Dede Yusuf. Dia menolak keras rencana tersebut. Baca Juga Imigrasi lemah monitoring pekerja Cina di Indonesia DPR: tak ada Kemiripian uang Rupiah baru dengan Yuan Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Dede menegaskan jika pemerintah mencabut aturan tersebut, hal itu bisa membahayakan negara. “Itu membahayakan. Bisa menjadi celah masuknya budaya, paham, moral, intelligent asing tanpa kita sadari. Bisa memicu kesenjangan sosial dengan pekerja lokal di kita,” ujar Dede Yusuf kepada Rimanews , Jakarta, Senin (24/8/2015). Bahkan, tambah Dede, pekerja asing yang masuk tanpa aturan yang jelas akan berdampak sangat buruk bagi dunia kerja. Sebab, kata dia, Indonesia akan menghadapi program Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada Desember 2015 nanti. “Sebentar lagi MEA, kesempatan bagi pekerja lokal bisa tergusur dengan pekerja asing,”ucapnya. DPR, kata dia, akan memanggil Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri untuk mencari solusi masalah tersebut. “Oh ya pak menterinya ada di luar negeri. Jadi sedang kita upayakan agar dia kembali ke jakarta. Karena hal ini urgent, ” tandasnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pekerja Asing , investasi , Ekonomi

Sumber: RimaNews