Sagna Sebut Pernyataan Cantona Memalukan

Metrotvnews.com, Prancis: Polemik keputusan Didier Deschamps mencoret Karim Benzema berbuntut panjang. Ya, sejumlah pihak yang pro kepada Benzema menuding Deshcamps sudah melakukan sikap rasialis. Eric Cantona, eks pemain timnas Prancis tidak percaya dengan alasan Deschamps. Ia bahkan menyebut Deschamps tunduk kepada kaum rasialis yang tidak menginginkan pemain berdarah Aljazair menembus skuat utama Prancis Baca juga Deschamps Tak Pusingkan Absennya Griezmann Deschamps: Prancis Kini Semakin Menakutkan 1988: Platini Kembali Perkuat Timnas Prancis Sebagai Pelatih Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Padahal, Benzema dicoret lantaran skorsing usai terlibat skandal video seks diperpanjang oleh Asosiasi sepak bola Prancis (FFF). Mendengar sikap Cantona tersebut, bek Prancis Bacary Sagna membela Deschamps. Ia pun memberikan komentarnya terkait keputusan Deschamps. “Pelatih pasti perlu mengambil beberapa keputusan. Saya berada dalam tim, tetapi banyak juga pemain yang tidak ada,” kata Sagna seperti FourFourTwo , Kamis (9/6/2016). “Saya seorang pria kulit hitam, situasi seperti ini juga terjadi di belahan dunia lainnya. Saya tidak berpikir ada tindakan rasial. Saya tidak berpikir masalah itu,” sambungnya. “Saat ini, saya merasa malu karena komentar Cantona terjadi sebelum Piala Eropa. Itu memalukan karena hal itu terjadi setiap timnas Prancis menyambut suatu turnamen. Hal ini sangat memalukan,”tutur Sagna. (FourFourTwo) (ASM)

Sumber: MetroTVNews