Persib butuh 72 jam untuk kembalikan kondisi pemain

Sindonews.com – Setelah menjalani tiga laga penyisihan Grup B yang cukup melelahkan karena dilakoni hanya dalam tempo enam hari. Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman memutuskan untuk meliburkan para pemain selama tiga hari, mulai hari ini sampai Minggu lusa (9/12). Skuad Maung Bandung akan kembali menjalani latihan, Senin (10/12) mendatang sebagai persiapan menuju pertandingan leg pertama semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012 melawan Persisam Samarinda, Sabtu (15/12) mendatang. Dengan mengistirahatkan para pemain selama 72 jam, Djadjang mengharapkan kondisi pasukannya sudah cukup siap menghadapi Persisam. “Menjalani tiga pertandingan dalam tempo enam hari tentu sangat menyulitkan. Saya ingin ketika mereka kembali melakukan persiapan sudah dalam kondisi cukup siap secara fisik dan mental,” ucap Djadjang. Para pemain Persib sendiri Kamis (6/12) masih menjalani latihan atau selang satu hari setelah pertandingan melawan Persidafon Dafonsoro di Stadion Siliwangi, Rabu (5/12). “Hanya latihan yang bersifat recovery. Sebab pemain tidak bisa begitu saja diliburkan harus ada tahapan kondisional yang harus dilakukan,” ungkap Djadjang. Sementara itu, Dokter Tim Persib, Raffi Ghani menuturkan menghadapi jadwal pertandingan yang ketat. Pengaturan asupan gizi atau makan dan pola istirahat menjadi faktor yang sangat penting untuk menjaga kondisi setiap pemain agar tetap bugar. “Dengan asupan gizi yang tepat pemain bisa mengembalikan kondisi fisik mereka meski mungkin hasilnya tidak akan ke kondisi puncak. Jadi pengaturan pola istirahat juga sangat penting untuk mengataasi masalah kelelahan fisik ini,” terang Raffi. Selepas penyisihan Grup B IIC 2012, Persib sendiri mendapatkan ‘hadiah’ setelah sejumlah pemain mengalami masalah kebugaran maupun cedera. Diantaranya Maman Abdurahman yang mengalami masalah pada bagian lutut. Lalu Naser Al Sebai yang mengalami diare. Keduanya diharapkan bisa kembali ke kondisi puncak. Apalagi pada laga Persib melawan Persidafon penampilan duet Abanda Herman dan Aang Suparman di jantung pertahan tidak cukup memuaskan Djadjang dan menyebut dua gol Persidafon murni karena lemahnya koordinasi pertahanan. ( wbs ) dibaca 1.568x

Sumber: Sindonews