Demokrat Tidak Akan Intervensi jika Jokowi Angkat Kembali Arcandra

Jakarta – Partai Demokrat (PD) mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rencana memilih kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Jokowi harus pahami aturan dalam pilihan memilih kembali Arcandra yang dipecat karena memiliki paspor berkebangsaan Amerika Serikat. “Partai Demokrat tak akan intervensi. Tapi kita lihat nanti. Kalau terjadi pelanggaran Undang-undang, berbahaya bagi presiden,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Jakarta, Jumat (9/9). Menurutnya, PD tidak mempersoalkan jika Presiden Jokowi ingin mengangkat kembali Arcandra sebagai Menteri ESDM. Karena pengangkatan menteri merupakan hak prerogatif seorang presiden. Namun Jokowi perlu hati-hati agar tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari. Anggota Komisi I DPR menyoroti soal seleksi menteri pada masa Jokowi sekarang. Caranya berbeda pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) yang melakukan fit and prope r (seleksi) secara terbuka. “Waktu pak SBY, ada fit and proper test , semua persyaratan, kesehatan, ada prosedur dan sistemnya. Beda dengan sekarang. Lain presiden lain gayanya,” ujarnya. Dia berharap ada perbaikan dalam proses seleksi calon menteri. Hal itu supaya tidak terulang kembali kasus Arcandra. “Kalau hanya masalah administrasi, terlalu kecil. Pengelolaan negara, lebih bagus, bisa dipercaya rakyat lah,” tutur mantan menteri kooperasi dan usaha kecil menengah era Pemerintahan SBY ini Robertus Wardi/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu