BMKG Medan Ingatkan Masyarakat Waspadai Ancaman Banjir dan Longsor

Medan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah I Medan kembali mengingatkan masyarakat di kabupaten maupun kota di Sumatera Utara (Sumut) untuk mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor. “Ada tujuh daerah yang berpotensi menghadapi bencana banjir. Daerah itu adalah Medan, Serdang Bedagai (Sergai), Deliserdang, Langkat bagian pesisir, Kabupapten Batubara, Labuhanbatu, dan Tapanuli Tengah,” ujar Kepala Bidang Data dan Informasi pada BMKG wilayah I Medan, Sunardi, Rabu (5/10). “Potensi hujan masih tinggi di berbagai daerah. Kondisi ini bisa membuat air sungai meluap dan berdampak pada banjir. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bisa mengantisipasi potensi ancaman bencana banjir tersebut,” katanya. Selain banjir, bencana longsor juga mengancam 15 daerah yakni, Toba Samosir (Tobasa), Tapanuli Utara, Hasundutan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Samosir, Dairi, Pakpak Barat, Simalungun, Deliserdang, Karo, Langkat, Nias dan Nias Selatan. Menurutnya, banjir dan longsor bisa terjadi akibat aktivitas masyarakat yang melakukan pengrusakan hutan. Kondisi hutan yang gundul merupakan salah satu faktor banjir itu. Sungai pun tidak bisa menampung air, yang berakibat pada meluapnya air sungai ke pemukiman masyarakat. Arnold H Sianturi/CAH Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu